Berita

Aksi Unjuk rasa di Paris, Prancis/Net

Dunia

Unjuk Rasa Anti RUU Keamanan Di Paris Berujung Rusuh, Kelompok Anarkis Menyelundup Di Antara Demonstran

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kerusuhan terjadi di tengah aksi unjuk rasa menolak RUU keamanan di Paris, Prancis.

Puluhan orang menghancurkan bagian depan toko, membakar mobil, membakar barikade, hingga melawan polisi dalam aksi yang berlangsung pada Sabtu (5/12).

Polisi kemudian menembakkan gas air mata, sementara kelompok anarkis merangsek masuk ke kantor cabang sebuah bank untuk melemparkan tumpukan dokumen ke api yang berada di luar.


Aksi unjuk rasa juga berlangsung di Marselle, Lyon, Lille, dan kota-kota Prancis lainnya.

Dilaporkan Reuters, aksi unjuk rasa pada awalnya berlangsung dengan damai. Tetapi bentrokan terjadi ketika kelompok anarkis yang disebut sebagai 'Blok Hitam' menyusup ke dalam protes.

Polisi Paris menyebut ada sekitar 500 pengacau yang menyusup ke dalam protes dan 30 penangkapan telah dilakukan.

Aksi protes di Prancis sendiri sudah berlangsung selama dua pekan untuk menolak RUU keamanan yang diperkenalkan oleh Presiden Emmanuel Macron.

RUU itu dianggap telah membatasi kebebasan sipil karena meningkatkan alat pengawasan dan membatasi gambar petugas polisi di media.

RUU itu disebut sebagai bagian dari upaya Macron untuk lebih ketat pada hukum dan ketertiban menjelang pemilihan umum pada 2022.

Tetapi RUU itu memicu kontroversi, khususnya setelah seorang pria kulit hitam dipukul oleh beberapa petugas polisi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya