Berita

Korea Selatan alami gelombang ketiga Covid-19/Net

Dunia

Klaster-klaster Baru Bermunculan, Korsel Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19

MINGGU, 06 DESEMBER 2020 | 07:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Gelombang ketiga Covid-19 menghantam Korea Selatan. Beberapa klaster baru kecil muncul dan menciptakan lonjakan infeksi virus corona di ibukota Seoul.

Lebih dari 600 kasus baru dikonfirmasi pada Jumat (4/12), tertinggi sejak Korea Selatan melaporkan kasus barunya.

Sementara itu, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyebut, infeksi harian pada Sabtu (5/12) mencpaai 583 kasus, sehingga totalnya menjadi 36.915 secara keseluruhan.


Dilaporkan The Independent, melonjaknya kasus harian di Korea Selatan diakibatkan oleh munculnya beberapa klaster Covid-19.

Sebuah klaster yang terkait dengan kelas tari di bagian barat Seoul muncul. Klaster itu telah membuat 249 kasus dalam waktu kurang dari dua pekan.

Klaster terkait bar juga telah menyumbang 21 kasus positif. Sedangkan klaster real estate dan asuransi masing-masing sudah melaporkan 27 dan 20 kasus infeksi positif virus corona.

"Wabah baru-baru ini kecil, banyak, dan menyebar dalam kehidupan sehari-hari. Harap diingat, gelombang saat ini tidak terbatas pada grup atau tempat tertentu, tetapi mungkin di sekitar rumah, keluarga dan kenalan," ujar seorang pejabat KDCA.

Seiring dengan munculnya gelombang baru, pemerintah telah menerapkan pembatasan yang lebih ketat di Seoul, seperti menutup sebagian besar toko pada 9 malam.

Pada Minggu (6/12), pemerintah akan memutuskan untuk memperketat langkah pencegahan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya