Berita

Ilustrasi

Politik

Demokrat: Jangan Asal Tunjuk Produsen Vakasin Covid-19, Nanti Seperti Kasus Lobster

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 17:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Alasan pemerintah menunjuk perusahaan-perusahaan farmasi untuk produksi vaksin Covid-19 dipertanyakan.

Termasuk bagaimana mekanisme pemerintah deal dengan enam perusahaan antara lain PT Bio Farma (Persero), AstraZeneca, China National Pharmaceutical Group Cotporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, Sinovac Biotech Ltd hingga deal dan siap edar.

"Rakyat bertanya, apa alasan pemerintah menunjuk 6 perusahaan farmasi itu untuk produksi vaksin Covid-19?" ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman dalam cuitan akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID, Sabtu (5/12).


"Apakah vaksin yang disiapkan perusahaan-perusahaan itu memang sudah lolos uji klinis dan aman dipake untuk manusia?" imbuhnya.

Benny mengingatkan, mekanisme penunjukan enam perusahaan farmasi yang siap memproduksi vaksin Covid-19 untuk di edarkan di Indonesia nanti jangan asal tunjuk.

Dia lantas membandingkan dengan kasus dugaan korupsi ekspor benur yang telah menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan,  Edhy Prabowo beberapa waktu lalu.

"Jangan asal tunjuk, nanti nasibnya seperti kasus Lobster. Rakyat Monitor!" tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya