Berita

Dewan Pertahanan Tertinggi, Direktur Jenderal Keamanan Umum Lebanon, Mayjen Abbas Ibrahim/Net

Dunia

Badan Keamanan Lebanon Ungkap Rencana Pembunuhan Sejumlah Tokoh Masyarakat

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 15:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan keamanan Lebanon mengungkapkan bahwa mereka telah menerima ancaman yang mengganggu stabilitas negara melalui serangkaian pembunuhan tokoh masyarakat. Ancaman itu menyebutkan bahwa rencana pembunuhan akan dilakukan di periode liburan mendatang.

Dalam pertemuan Dewan Pertahanan Tertinggi, Direktur Jenderal Keamanan Umum Lebanon, Mayjen Abbas Ibrahim, bersama mitranya di Keamanan Negara, Mayjen Tony Saliba, mengatakan bahwa informasi tersebut didapat dari dinas dinas intelijen.

Keduanya tidak mengungkapkan siapa saja nama orang-orang yang diyakini menjadi target pembunuhan tersebut.


Pertemuan Dewan Pertahanan Tertinggi biasanya berlangsung tertutup dan rahasia, tetapi beberapa media lokal menerbitkan laporan pertemuan Kamis (3/12) itu keesokan harinya, bersama dengan sebuah cerita yang mengklaim bahwa Hizbullah telah menggagalkan plot yang menargetkan para pemimpinnya, terutama Sekretaris Jenderal Hassan Nasrallah, seperti dikutip dari Arab News, Sabtu (5/12).

Informasi yang terungkap dalam rapat dewan tersebut antara lain usulan agar operasi dapat menyasar tempat ibadah, tempat komersial dan tujuan wisata. Itu juga dilaporkan termasuk rincian lingkaran penyelundupan yang secara tradisional beroperasi antara Irak dan Suriah, tetapi sekarang tampaknya memperluas jangkauannya ke Lebanon.

Rapat diakhiri dengan keputusan untuk mengembangkan rencana pengamanan pre-emptive yang akan dilakukan selama masa liburan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya