Berita

Gubernur Maluku periode 2008-2013 Karel Albert Ralahalu/Net

Politik

GMM Minta Presiden Jokowi Angkat Mantan Gubernur Maluku Sebagai Menteri KKP

SABTU, 05 DESEMBER 2020 | 11:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA



RMOL. Garda Muda Maluku (GMM) menyayangkan penangkapan dan status tersangka Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan menteri Gerindra itu jadi tersangka terkait kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster.

Kordinator Nasional GMM, Ibrahim Malik Fatsey mengatakan, kekosongan kursi Menteri KKP pasca ditetapkan Edhy Prabowo sebagai tersangka tidak mestinya dibiarkan berlalur lama.


Dia berharap Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat segera mengangkat salah satu anak bangsa yang memiliki rekam jejak baik, kredibel, mengerti letak strategi kelautan dan kemaritiman Indonesia serta bersih dari pelanggaran hukum.

"GMM meminta kepada Presiden untuk tidak terlalu berlama-lama membiarkan kekosongan kursi Menteri KKP. Kami berharap Presiden memilih anak bangsa terbaik yang kredibel dan terutama tidak cacat hukum serta punya track record yang baik di bidang kelautan dan kemaritiman Indonesia," kata Ibrahim kapada media, Sabtu (5/12).

GMM mengusulkan dan mendorong Gubernur Maluku periode 2008-2013 Karel Albert Ralahalu untuk mengisi posisi Menteri KKP. Albert Ralahalu merupakan sosok gubernur di masa pemerintahannya taraf kesejahteraan masyarakat Maluku di atas rata-rata.

Bahkan lanjut Ibrahim, Albert Ralahalu tidak cacat hukum serta sangat konsen di bidang pengelolaan kelautan dan kemaritiman.

"Semangat Karel Albert Ralahalu tidak lagi diragukan dalam masalah perikanan dan kelautan. Oleh karena itu kami Garda Muda Maluku mendorong penuh dan mengusulkan kepada Pak Presiden yang memiliki hak perogratif untuk mengangkat Karel Albert Ralahalu sebagai Menteri KKP menggantikan Edhy Prabowo," tuturnya.

Selain berharap kepada Presiden, GMM juga meminta Gubernur Maluku Murad Ismail dan seluruh masyarakat Maluku untuk mendorong dan mendukung penuh putera daerah asal Maluku yaitu Karel Albert Ralahalu sebagai Menteri KKP RI di pemerintahan Jokowi-Maruf.

"GMM meminta Gubernur Maluku Pak Murad Ismail dan seluruh masyarakat Maluku untuk sama-sama mendorong Pak Karel Albert Ralahalu sebagai Menteri KKP. Semoga keputusan dan harapan ini mewakili mimpi masyarakat Maluku untuk diwakili di kabinet agar dapat dipertimbangkan oleh Pak Presiden," tutup Ibrahim.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya