Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Borong Ratusan Juta Dosis, Jepang Gratiskan Vaksin Virus Corona Untuk Seluruh Warganya

RABU, 02 DESEMBER 2020 | 16:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Jepang mensahkan undang-undang yang akan menjamin penduduknya mendapatkan vaksin virus corona gratis pada Rabu (2/12), di tengah perjuangan negara itu untuk melawan jumlah kasus harian yang telah mencapai rekor tertinggi.

RUU tersebut, yang mengatakan bahwa pemerintah akan menanggung semua biaya vaksin untuk 126 juta penduduk Jepang, telah disetujui oleh majelis tinggi parlemen, setelah sebelumnya menyelesaikan majelis rendah yang kuat.

Negara ini telah mendapatkan vaksin Covid-19 untuk 60 juta orang dari raksasa farmasi Pfizer, dan untuk 25 juta orang lainnya dari perusahaan biotek Moderna. Negara itu juga dipastikan akan menerima 120 juta dosis vaksin AstraZeneca, seperti dikutip dari AFP, Rabu (2/12).


Pfizer dan Moderna sendiri sudah mencari persetujuan penggunaan darurat di Amerika Serikat dan Eropa, setelah uji klinis menunjukkan bahwa suntikan mereka efektif.

Pengesahan RUU itu muncul dua minggu setelah perdana menteri Jepang mengatakan negara itu dalam ‘siaga maksimum’ atas virus itu, dan ketika petugas medis memperingatkan, rumah sakit berada di ambang kehancuran.

Jepang telah melihat wabah Covid-19 yang relatif kecil secara keseluruhan, dengan sekitar 2.100 kematian dan 150 ribu kasus, dan belum memberlakukan penguncian ketat seperti yang dilakukan terlihat di tempat lain.

Namun, saat ini Jepang tengah menghadapi gelombang ketiga penyakit, melaporkan jumlah infeksi harian yang mencapai rekor secara nasional dalam beberapa pekan terakhir.

Gubernur Tokyo telah mendesak penduduk untuk menghindari acara yang tidak penting dan meminta bisnis yang menyajikan alkohol untuk tutup lebih awal, meskipun tidak ada mekanisme penegakan hukum untuk rekomendasi ini.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya