Berita

Ilustrasi PSBB/Net

Politik

Pemprov DKI Kembali Diingatkan Libatkan Ahli Sebelum Putuskan PSBB

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 18:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Melonjaknya pasien terpapar pandemi virus corona baru (Covid-19) jelang akhir tahun ini menjadi kekhawatiran masyarakat terutama di wilayah DKI Jakarta.

Tak sedikit banyak masyarakat yang menilai buruk pemerintah baik pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19.

Tak sedikit publik berpendapat agar pemerintah memperketat kembali penerapan PSBB agar dapat memutus mata rantai virus dari Wuhan China tersebut.


Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, untuk kembali memberlakukan PSBB, pemerintah harus melakukan kajian dengan melibatkan ahli epidemiologi.

“Untuk melakukan evaluasi PSBB itu, tentu harus berdasarkan atas kajian selama ini kan yang dipakai kan epidemiolog yang katanya dipakai pemerintah untuk memutuskan PSBB,” ujar Saleh kepada wartawan, Selasa (1/12).

Sehingga, Saleh menyarankan agar pemerinrah membuka dialog dengan epidemiolog untuk menentukan apakah perlu memperketa PSBB kembali atau tidak.

“Saya kira tetap saja kita kembalikan hak untuk menentukan persoalan apakah PSBB diperketat atau tidak kepada pihak epidemiolog bekerja sama dengan pemerinth untuk menentukan itu,” katanya.

Menurutnya, persoalan memperketat PSBB bukanlah perkara mudah, lantaran banyak yang dirugikan dari segi ekonomi.

“Kalau diperketat lagi ada banyak orang yang ingin katakanlah juga bekerja kemudian kalau nanti PSBB diperketat pekerjaannya mungkin agak terbengkalai jadi itu agak dilematis,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya