Berita

Pemilu di Kuwait/Net

Dunia

Tidak Ada Menu Mewah Lagi Di Acara Pesta Pemilu Kuwait

SELASA, 01 DESEMBER 2020 | 16:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemilu di Kuwait tahun ini sangat berbeda dengan pemilu tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada perjamuan mewah seperti daging domba, gula-gula beraneka macam, atau kue-kue enak. Tenda-tenda yang biasanya berisi perjamuan mewah itu kini nampak sepi, di musim pemilihan di negeri yang kaya minyak itu.   

Pandemi virus corona telah membuat pemerintah memberikan larangan acara-acara, bahkan kampanye hanya boleh berlangsung dengan minimalis.

Kuwait memiliki kehidupan politik yang dinamis dengan parlemen aktif yang tidak ragu-ragu untuk menjalankan tugas pemerintah. Kampanye pemilihannya, walau tidak semewah biasanya tetap dianggap meriah.


BIasanya, dalam acara pemilihan parlemen sebelumnya, Fahd Mohammed Al-Moutairi biasa mengatur pesta untuk setengah lusin kandidat, dan semua bertujuan untuk menyenangkan para pemilih, di restorannya "Tayba", yang terletak di utara ibu kota Kuwait City.

"Kami biasanya menyiapkan daging domba dan nasi bakar untuk makan malam selama kampanye yang bisa berjalan hingga dua bulan. Tapi virus corona menghancurkan semuanya," katanya kepada AFP.

Hilangnya bisnis merupakan pukulan lain bagi pemilik restoran yang menderita selama berbulan-bulan penguncian untuk membendung penyebaran virus di Kuwait, yang telah mencatat lebih dari 142.000 infeksi dan hampir 900 kematian.

Federasi Restoran Kuwait mengatakan, acara kampanye dapat menelan biaya hingga ribuan dinar Kuwait dan menarik massa sebanyak 2.000 tamu.

Selain makan besar, para pemilih biasanya disuguhi kopi dan kurma.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya