Berita

Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo/Net

Politik

OTT EDHY PRABOWO

Lantang Lawan Korupsi, Alasan Prabowo Subianto Belum Sanggup Tampil Ke Publik

SENIN, 30 NOVEMBER 2020 | 13:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Setelah Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster oleh KPK, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum juga tampil di hadapan publik.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengaku tidak heran mantan Danjen Kopassus itu masih "senyap" alias belum mengeluarkan pernyataan apapun kepada publik.

Menurutnya, setidaknya ada dua alasan mendasar kenapa Prabowo Subianto hingga kini belum muncul ke permukaan.


"Pertama, dia tahu jika kondisi ini akan terjadi, sehingga tidak leluasa untuk menyatakan statemen," kata Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (30/11).

Alasan kedua, lanjut dia, sangat bisa dimengerti apabila Prabowo Subianto merasa terpukul karena Edhy Prabowo (menteri asal Gerindra) yang notabene menteri pertama di kabinet Jokowi-Maruf yang terjerat kasus korupsi.

Apalagi, Prabowo Subianto kerap bersuara lantang penolakan terhadap praktif korupsi.   

"Prabowo Subianto tentu sangat terpukul, selama ini dia keras menentang korupsi, dan ternyata Gerindra memegang rekor sebagai parpol untuk pertama kalinya bergabung di kabinet, dan hanya berusia satu tahun, terjerat kasus korupsi," demikian Dedi Kurnia Syah.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya