Berita

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli/Ist

Politik

Sepaham Dengan Anies, DPRD DKI Tegaskan Pencopotan Walikota Jakpus Tidak Sembarangan

MINGGU, 29 NOVEMBER 2020 | 17:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pencopotan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andono Warih dilakukan berdasarkan prosedur yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Pencopotan yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga diklaim berdasar hasil audit Inspektorat DKI Jakarta yang menilai keduanya telah lalai dan abai dengan tidak mematuhi arahan dan instruksi Gubernur.

"Seperti dikatakan Penjabat Sekda DKI, Sri Haryati, itu sudah merupakan hasil penyelidikan dari inspektorat. Jadi enggak sembarangan dijatuhkan," jelas anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (29/11).


Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini melanjutkan, daerah lain seharusnya juga memberlakukan hal yang sama seperti DKI Jakarta bila ada pejabat atau PNS yang bertindak tidak sesuai arahan dan instruksi atasan.

"Atau mungkin banyak juga pembebastugasan PNS di luar daerah karena tidak sesuai arahan tapi kita enggak tahu karena kasusnya tidak populer," sambungnya.

"Kasus yang terakhir ini karena menyangkut nama dan peristiwa Habib Rizieq Shihab pulang kampung, sehingga menjadi sorotan publik dan heboh," tandasnya.

Adapun keduanya diketahui sudah menerima surat pembebastugasan tersebut yang diberikan pada hari Rabu lalu (25/11). Sementara hasil audit dari Inspektorat sendiri keluar sehari sebelumnya, yakni pada tanggal 24 November.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya