Berita

Ketua KPK Firli Bahuri (tengah)/RMOL

Hukum

Firli Bahuri: Kasus Di KKP Murni Korupsi, Enggak Ada Kaitan Dengan Politik

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 19:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penangkapan Menteri Kelautan Edhi Prabowo tidak ada kaitannya dengan urusan politik.

Kasus dugaan suap terkait ekspor benih lobster (benur) yang menjerat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah korupsi murni.

Demikian ditegaskan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Firli Bahuri, saat jumpa pers di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta Pusat, Sabtu (28/11).


"Kasus yang terjadi di KKP tentu adalah tindak pidana korupsi murni, enggak ada kaitannya dengan politik. Jadi jangan kita diajak masuk ke dalam ranah politik," kata Firli.

Menurut Firli, apabila hasil pengembangan kasus ekspor benur harus menjerat pengurus partai politik, itu merupakan kasus yang sifatnya perorangan.

"Kalau pun ada orang-orang yang terlibat dan dia merupakan pengurus partai tapi terkait kasus tindak pidana adalah berlaku orang per orang. Karena sesungguhnya konsep hukum barang siapa itu adalah setiap orang," tuturnya.

Jenderal bintang tiga ini menegaskan, KPK tetap fokus pada perbuatan dalam melihat suatu peristiwa pidana dalam hal ini korupsi terkait kasus ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo dkk.

"Kalau betul ada perbuatan yang dilakukan apakah perbuatan tersebut memenuhi unsur sengaja atau lalai. Selanjutnya apakah memenuhi syarat sifat melawan hukum jadi kita fokus kepada perbuatan," tuturnya.

"Karena enggak ada peristiwa pidana tanpa ada perbuatan dan tidak ada perbutan tanpa orang," demikian Firli.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya