Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Mungkin Masih Shock, Belum Bisa Terima Kelakuan Anak Didiknya Edhy

SABTU, 28 NOVEMBER 2020 | 09:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masih bungkamnya Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait kasus korupsi yang menjerat kader terbaiknya Menteri KKP Edhy Prabowo, menjadi tanda tanya besar bagi sebagian kalangan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai wajar apabila Menteri Pertahanan itu belum berani muncul ke permukaan. Sebab, Prabowo mungkin masih kaget atas ulah anak didiknya Edhy.

"(Prabowo) mungkin masih shock. Masih sedang atur strategi dan masih sedang atur waktu untuk muncul," kata Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (28/11).


Menurut pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, strategi Prabowo memilih diam pada saat-saat seperti sekarang ini dapat dipahami sebagai sebuah cara untuk menghindari luapan kekecewaan publik.

"Karena jika muncul saat ini, maka arah angin sedang tak menguntungkannya. Publik masih akan tetap kecewa pada Prabowo karena orang dekatnya dan pentolan Gerindra ditangkap KPK," demikian Ujang Komarudin.

Menteri KKP Edhy Prabowo dan enam orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster alias benur.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya