Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono/Ist

Presisi

Ada Nama Aziz Syamsuddin Di Sidang Irjen Napoleon, Polisi: Kita Simak Sama-sama

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 17:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri melalui Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono enggan berkomentar terkait nama Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin dalam persidangan lanjutan dugaan penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Awi mengatakan, Polri menghormati persidangan dan fakta-fakta yang muncul di dalamnya. Karena, semua kesaksian yang diberikan oleh para terdakwa telah dilakukan pemeriksaan oleh Polisi yang tertuang di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Sudah berjalan di pengadilan kita sama sama simak. Apa isi BAP-nya, apa kesesuaiannya, apa ada perubahan atau tidak, itu semua terungkap. Makanya rekan rekan bersabar," kata Awi kepada wartawan gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (25/11).


Disisi lain, mengapa Polri enggan komentari kesaksian Irjen Napoleon Bonaparte saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Saat itu, kepada majelis hakim Napoleon mengatakan perantara suap yakni Tommy Sumardi menyambungkan telepon kepada Aziz Syamsuddin untuk meyakinkannya dan mengklaim sudah mendapat restu dari Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk menemui dirinya.

"Dan terkait isu yang dilemparkan oleh terdakwa NB udah kita sampaikan jauh-jauh hari bahwa tidak ada di BAP. Sama pengacaranya terdakawa TS (Tommy Sumardi) sudah di jawab juga kan? sudah dijawab juga. Sudah saya bilang ikuti persidangan, jangan sepruh-separuh dengerinnya," pungkas Awi.

Sebelumnya, dalam persidangan Irjen Napoleon dihadirkan sebagai saksi terhadap terdakwa Tommy Sumardi. Dalam persidangan, Napoleon buka-bukaan ihwal pengurusan red notice Djoko Tjandra. Ia bahkan menyebut nama Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dan Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan Aziz Syamsuddin.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya