Berita

Rocky Gerung saat mengisi acara diskusi "Medan Bebas Memilih" di Kota Medan, Selasa malam (24/11)/RMOLSumut

Politik

Sejumlah Menteri Jokowi Kunjungi Medan, Rocky Gerung: Artinya Ada Yang Mau Ditopang

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 16:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kunjungan beberapa menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Kota Medan belakangan ini menjadi salah satu hal yang disoroti oleh pengamat politik Rocky Gerung.

Menurutnya, kunjungan-kunjungan tersebut akan dengan mudah memicu persepsi bahwa kehadiran mereka adalah untuk ikut berperan dalam Pilkada Medan 2020.

"Saya tahu bahwa hampir seluruh kabinet Pak Jokowi mondar-mandir ke sini (Medan), pasti bawa sembako. Kita di sini tidak butuh sembako, yang dibutuhkan kemampuan menghidupi diri sendiri, yang kita butuh orang bawa akal sehat," ujar Rocky saat mengisi acara diskusi bertajuk "Medan Bebas Memilih", di Coffe One, Komplek Tasbih, Selasa malam (24/11).


Dijelaskan Rocky, politik dengan mengandalkan sembako merupakan salah satu penyebab matinya demokrasi itu sendiri. Dan ini juga yang menurutnya sedang viral lewat buku 'How Democracies Die' yang dibaca oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Ia juga meyakinkan, era politik mengandalkan sembako untuk mempengaruhi pemilih ini sudah berlalu. Dan Kota Medan harus menjadi daerah yang menolak politik sembako ini.

"Bagaimana demokrasi mati justru di tangan mereka yang dipilih secara demokratis, salah satunya karena sembako. Demokrasi dikerdilkan oleh setipis amplop yang dibagi pada pemilu," sindirnya.

"Anda bayangkan, kalau seluruh energi kabinet ditumpahkan ke Medan itu artinya ada yang mau ditopang," tambah Rocky, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Terkait kedatangan dirinya ke Medan, dituturkan Rocky, bukan untuk kepentingan memenangkan pasangan calon tertentu. Namun ia menyadari posisinya yang selalu beroposisi dengan Istana, akan memunculkan anggapan dirinya datang untuk tidak netral.

"Justru saya netral, arti netral itu bebas menentukan pilihan, bukan didikte," tegasnya.

Pada hari yang sama, Selasa (24/11), Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menghadiri Seminar Nasional Strategi Investasi di Kota Medan & UMKM, di Hotel Swissbell In Medan.

Sebelumnya, Menpora Zainudin Amali juga sudah menyambangi Kota Medan. Bahkan politikus Partai Golkar itu dua pekan berturut-turut ke Medan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya