Berita

Kapolri Jenderal Idham Azis saat melantik 8 Kapolda di Rupatama Mabes Polri/Ist

Presisi

Era Pak Idham Azis Tidak Ada Lagi Anjak, Kombes Usai Sekolah Langsung Dapat Job

RABU, 25 NOVEMBER 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan saat ini tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak) atau menganggur setelah mereka lulus sekolah.

Semua personel Polisi usai mengenyam pendidikan bakal ditempatkan sesuai dengan kompetensinya masing-masing, dengan mengacu kepada reward and punishment.  

"Pembinaan personel mengacu pada reward and punhismen. Dan di era Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis tidak ada anjak lagi, semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono seusai menerima arahan Kapolri diacara Apel Kasatwil 2020 bersama 34 Kapolda di Mabes Polri, Rabu (25/11).


Menurut Argo, perombakan personel ini merupakan salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Intinya SDM Polri bertekad agar semua personel Polri mengabdi secara optimal.

"Biasanya setelah lulus sekolah para kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi. Mereka yang lulus sekolah langsung diberi job," ungkapnya.

Lebih jauh jenderal bintang dua ini mengungkap  perombakan manajemen organisasi ini merupakan penguatan Polri yang profesional, modern dan terpecaya (Promoter).

"Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," pungkas Argo.


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya