Berita

Bek Persib Bandung, Zalnando, mulai menyiapkan masa depannya dengan merintis usaha kuliner olahan rendang/Net

Sepak Bola

Rintis Bisnis Rendang, Bek Persib Pilih Berguru Ke Pemain Belanda

SELASA, 24 NOVEMBER 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di tengah ketidakpastian kompetisi Liga 1, bek Persib Bandung mulai mempersiapkan masa depannya dengan merintis bisnis kuliner.

Rendangpedia, demikian brand yang diusung pemain kelahiran Bandung 23 tahun lalu tersebut. Menurutnya, bisnis kuliner cukup menjanjikan untuk jadi sumber pemasukan saat kelak gantung sepatu.

“Iya salah satu investasi jangka panjang,” ujar Nando, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Senin (23/11).


Sebagai pendatang baru, tentunya Nando butuh masukan dan saran dari mereka yang sudah lebih dulu menggeluti bisnis kuliner. Nick Kuipers dan Kim Jeffrey Kurniawan dipilih Nando sebagai 'guru' dalam mengembangkan bisnisnya.

“Ya sharing-sharing juga, ya pasti lah sesama buka usaha mah pasti sharing,” lanjut eks pemain Sriwijaya FC itu.

Nando mengaku, menu-menu baru di Rendangpedia merupakan hasil dari perbincangan bersama rekan-rekannya, termasuk Kim dan Nick.

Dipilihnya Kim dan Nick sebagai guru karena memang keduanya sudah lebih dulu membuka bisnis kuliner. Bahkan bisnis kuliner yang dibuka Nick Kuipers di Bandung, Johnny Wrap, merupakan pengembangan dari usaha yang sama yang telah lebih dulu dibuka di Maastricht, Belanda.

Sementara Kim Kurniawan, selain memiliki binis clothing juga kini menekuni usaha kuliner. Pemain kelahiran Jerman itu kini membuka usaha bakery dan sandiwch di Kota Kembang.

Sementara Nando menargetkan bisa memiliki restoran khusus olahan rendang. Untuk saat ini, dia memilih menjual olahan Rendangpedia dengan menggunakan Foodtruck.

“Mau buka outlet. Outlet kaya restorannya. Kalau foodtruck ini mah cuma bikin satu,” jelas Nando.

“Tahun depan target mah buka outlet. Ya tapi nanti kalau sudah jadi, mau franchise juga. Tapi kalau sekarang mah fokus buka cabang saja dulu,” tandas Nando.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya