Berita

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin/RMOL

Politik

BBM Premium Bakal Dihapus, Azis Syamsuddin: Itu Kesepakatan Dunia Untuk Menyelamatkan Bumi

SENIN, 23 NOVEMBER 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah pusat bakal menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dalam waktu dekat.

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan penghapusan BBM Premium tersebut merupakan kesepakatan dunia agar mengganti BBM Premium untuk menyelamatkan bumi.

"Itukan kesepakatan kita, menggunakan energi terbarukan, renewal energi itu kan sudah kesepakatan dengan luar negeri. Karena emisi yang dituangkan dari hasil premium akan mengotori udara dan dengan oktan yang lebih tinggi berarti emisinya rendah," ucap Azis, di Pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (23/11).


Menurutnya, sepakat atau tidak persoalan tersebut merupakan hal yang tidak perlu diperdebatkan kembali. Pasalnya, penghapusan BBM Premium tersebut untuk menghindari polusi kotor di dunia yang harus disepakati seluruh negara.

"Itu sudah kesepakatan dunia, enggak usah kita sepakat atau tidak, kita harus ikut itu," imbuhnya.

Menyinggung perihal banyak masyarakat yang berteriak perihal dihapusnya BBM Premium. Politisi senior Partai Golkar ini mengatakan perlu ada subsidi untuk masyarakat agar ekonomi rakyat tetap jalan

"Makanya, untuk itu perlu melakukan subsidi dalam hal UMKM, ekonomi kerakyatannya harus jalan. Sehingga, orang merasa berat kan kalau daya belinya kurang, kalau daya belinya kuat, supply and demand TIS sama TID-nya kuat. Enggak ada yang mahal, enggak ada yang murah. Tergantung kualitas dari pada supply dan demand dan kualitas daripada kekuatan daya beli secara hukum ekonomi," tutup Azis Syamsuddin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya