Berita

Tina Toon/Net

Nusantara

Dituding Plagiat Laporan Reses, Tina Toon Salahkan Staf Sekwan

MINGGU, 22 NOVEMBER 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan artis cilik yang kini menjadi anggota DPRD DKI Jakarta Agustina Hermanto alias Tina Toon mendadak menjadi sorotan di media sosial.

Pelantun Bolo Bolo itu disorot warganet lantaran dirinya diduga membuat laporan e-reses hasil copy paste tahun 2015 yang diunggah di website DPRD DKI Jakarta.

Merasa terpojokkan, politisi PDI Perjuangan itu pun akhirnya buka. Tina menegaskan bahwa kejadian ini merupakan kesalahan dari staf dewan yang melakukan salah input.

"Awalnya rame di Twitter dan media katanya aku copy paste laporan e-reses/aspirasi masyarakat tahun 2015. Faktanya tidak benar," tulisnya di akun Instagram pribadi, Minggu (22/11).

Tina Toon melanjutkan, karena kesalahan input tersebut membuat data reses anggota DPRD DKI periode sebelumnya yakni tahun 2015 ikut terunggah.

"Jadi halaman 1 sampai 3-nya dokumen lama. Nah yang benarnya yang punya aku itu di halaman keempatnya dan seterusnya. Tapi setelah diperbaiki, data salah sudah di take out dan yang sekarang tersaji di website adalah yang benar dan punya aku," jelasnya.

Tina lantas membantah kalau dirinya telah melakukan plagiasi. Sebab kesalahan tersebut dilakukan karena keteledoran stafnya.

Tidak sampai situ, Tina justru menyalahkan Staf Sekretaris Dewan (Sekwan) yang menurutnya tidak cermat.

"Staf sekwan juga yang aku sayangkan tidak cek Iagi main asal upload. Padahal data terakhir aku sudah crosscheck dan benar dan aku save di akun pribadi untuk terus bisa diperjuangkan masuk ke KUA-PPAS dan APBD 2021," tutupnya. 

Populer

Selain Kecelakaan Sriwijaya Air, Paranormal Mbak You: 2021 Ada Gerakan Ganti Presiden

Senin, 11 Januari 2021 | 21:56

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

Ilmuwan Australia: Wabah Covid-19 Berawal Di China, Tapi Asal-usul Virus Corona Sulit Untuk Dipastikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:40

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Prodem: Seru Juga Kalau Arief Budiman Bongkar Kecurangan Pemilu

Kamis, 14 Januari 2021 | 00:27

UPDATE

FBI Selidiki Dugaan Wanita Curi Laptop Ketua DPR AS, Hendak Jual Ke Rusia

Senin, 18 Januari 2021 | 23:01

Sanksi PPKM Tangerang Raya Baru Pembubaran, Belum Penegakan Hukum

Senin, 18 Januari 2021 | 22:49

Sempat Terputus, Akses Jalan Poros Majene-Mamuju Kembali Pulih

Senin, 18 Januari 2021 | 22:37

Pengadilan Mesir Perintahkan Penyitaan Aset Mendiang Mohamed Morsi

Senin, 18 Januari 2021 | 22:20

Narasi Populisme Jokowi Diubah Neo-Despotism, Elite Rezim Soeharto Kembali Berkuasa

Senin, 18 Januari 2021 | 22:06

Ridwan Kamil: 4.070 Nakes Dan 69 Tokoh Di Jabar Sudah Divaksin

Senin, 18 Januari 2021 | 21:42

Gugatan Rival Ipuk-Sugirah Di Pilkada Banyuwangi Diterima MK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:39

Sempat Sebut Pemberitaan Pemanggilannya Hoax, Bupati Kaur Gusril Pausi Bungkam Usai Diperiksa KPK

Senin, 18 Januari 2021 | 21:13

70 Nakes Di Semarang Absen Saat Akan Divaksin Sinovac

Senin, 18 Januari 2021 | 21:12

Angkasa Pura II Pastikan Tak Ada Oknum Karyawan Masuk Sindikat Surat Palsu Covid-19

Senin, 18 Januari 2021 | 20:56

Selengkapnya