Berita

Imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab/Repro

Kesehatan

Dokter Tirta Usul Habib Rizieq Direkrut Jadi Agen Edukasi Covid-19

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 23:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Upaya menekan laju virus corona baru (Covid-19) di Indonesia perlu dilakukan semua pihak agar virus yang telah menjangkit sejak awal tahun 2020 ini benar-benar berakhir.

Oleh karenanya, pemerintah dinilai perlu menggandeng semua pihak agar usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tidak sia-sia. Salah satu yang perlu dilakukan pemerintah adalah dengan menggandeng imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS).

Menurut relawan Covid-19, dokter Tirta Mandiri Hudhi, keterlibatan Habib Rizieq penting lantaran memiliki jemaah yang cukup banyak.


"KIta tahu Habib Rizieq massanya banyak. Harusnya Satgas bisa menggandeng Habib Rizieq jadi agen edukasi (Covid-19)," kata dokter Tirta di acara ILC TVOne yang mengangkat tema 'Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar', Selasa (17/11).

"Kalau Habib Rizieq jadi agen edukasi, Pak HRS bilang protokol kesehatan, semuanya (jemaah) pasti ikut," sambungnya.

Berkenaan dengan terjadinya kerumunan massa saat kepulangan Habib Rizieq dari Arab Saudi, dokter Tirta justru mempertanyakan upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah.

Sebab bila upaya pencegahan telah dipersiapkan sebelum kepulangan Habib Rizieq, kerumunan tanpa protokol kesehatan tak akan terjadi.

"Apakah pada waktu penjemputan, tokoh-tokoh yang menjemput (Habib Rizieq) dilakukan diskusi empat mata? Stagas Covid-19 sudahkah ajak dialog? Preventif itu bukan bagikan masker, tapi dialog," tegas dokter Tirta.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya