Berita

Relawan Covid-19, dokter Tirta Mandiri Hudhi/Net

Politik

Dokter Tirta Kritik Penegakan Protokol Kesehatan, Tindak Masyarakat Biasa Tapi Arak-arakan Gibran Dibiarkan

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 21:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penegakan hukum terkait dengan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 dinilai belum sepenuhnya adil.

Kritikan tersebut disampaikan relawan Covid-19, dokter Tirta Mandiri Hudhi dalam acara ILC TVOne yang mengangkat tema "Setelah Protokol Kesehatan Dilanggar", Selasa (17/11).

"Penegak hukum luar biasa, tidak pake masker di dalam mobil saja ditindak. Tapi kalau tokoh (yang melanggar protokol kesehatan), (penegak hukum) enggak ngapa-ngapain," kritik Dokter Tirta.


Sebagai relawan yang terjun langsung ke lapangan, ia mengaku mengetahui persis adanya perlakuan yang berbeda terhadap para pelanggar protokol kesehatan.

Ia mencontohkan, beberapa penindakan yang dilakukan Satgas dan pihak terkait dilakukan dengan baik kepada masyarakat umum. Seperti dalam pelanggaran protokol kesehatan saat penutupan MC Donald Sarinah Jakarta Pusat, tempat wisata waterboom di Medan yang akhirnya ditutup, dan beberapa lainnya.

Namun demikian, tindakan tegas justru tak diperlihatkan saat gelaran politik di Jawa Tengah. Dokter Tirta pun menyinggung soal kampanye Pilkada Solo yang melibatkan kerumunan saat salah satu calon walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri ke KPU beberapa waktu lalu.

"Mas Gibran itu sahabat saya. Mas Gibran diarak-arak di Solo, rame itu. Media? Engak ada (yang mengkritisi). (padahal) Ramai itu loh," kritiknya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya