Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Prokes Tetap Wajib Dilakukan Meski Sudah Ada Vaksin Covid-19

SELASA, 17 NOVEMBER 2020 | 10:01 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Keberadaan vaksin Covid-19 yang saat ini tengah menjalani uji klinis tahap akhir jangan langsung dipandang sebagai akhir dari pandemi yang sudah lebih dari 6 bulan melanda tanah air.

Protokol Kesehatan (Prokes) 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap wajib dilakukan meski telah mendapat vaksinasi Covid-19. Sebab, untuk penyelesaian vaksinasi massal hingga tercipta herd immunity membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

"Sesudah vaksin, 3M tetap wajib, karena kita tidak tahu siapa yang sudah divaksin dan siapa yang tidak mempunyai virus lagi di tenggorokannya," ujar Gurubesar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung, Cissy Kartasasmita, dalam siaran persnya, Selasa (17/11).


Cissy menjelaskan, vaksinasi yang dilakukan memang bisa melindungi seseorang dari penularan Covid-19. Akan tetapi, perlindungan tersebut tidak berlaku 100%. Sehingga tetap butuh upaya pencegahan.

"Kita tetap harus melakukan 3M. Kemudian tidak berkerumun. Kalau kita berada di antara banyak orang, kita harus lebih lagi patuh pakai masker," sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, proses vaksinasi yang dilakukan dengan jumlah tertentu akan menghasilkan herd immunity. Hal tersebutlah yang menjadi target pemerintah untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

"Kapan akhir pandemi? Kita tidak tahu, tapi beberapa negara sudah 0 kasus baru. Kalau terjadi dalam jangka waktu lama mungkin tidak akan terjadi lagi penularan. Kita lihat masyarakat China sudah tidak pakai masker, sudah tidak jaga jarak, itu yang kita inginkan," ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya