Berita

Terduga pelaku penganiayaan Isa Zega/Net

Hiburan

Nikita Mirzani Diduga Bayar Pelaku Penganiayaan Mami Isa Zega Rp 20 Juta?

SENIN, 16 NOVEMBER 2020 | 21:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Belum usai perseteruannya dengan Ustaz Maaher At-Thuwailibi dan Habib Rizieq, nama Nikita Mirzani terseret dalam kasus penganiayaan mantan manajer Lucinta Luna, Isa Zega.

Seperti diketahui, Isa Zega alias Mami Isa mengaku dipukuli dua orang tak dikenal saat nongkrong di sebuah kafe di kawasan Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2020) malam.

Akibat pemukulan itu, Isa Zega mengalami luka di bagian bibir dan hidungnya mengalami retak. Ia pun kemudian lapor ke polisi setempat.


Adapun terduga pelaku yang ditangkap ada dua orang, yakni berinisial A dan D.

Baru-baru ini viral beredar video salah seorang terduga pelaku penganiayaan yang menyebut dirinya disuruh dan dibayar oleh Nikita Mirzani untuk aksinya itu.

Dalam penganiayaan itu, dia mengajak satu rekannya yang melakukan eksekusi. Sedangkan dia sendiri merekam aksi tersebut.

"Itu yang saya dapat Rp 20 juta, itu untuk saya sendiri," ujar pelaku berkaos oranye dalam video yang diterima redaksi, Senin (16/11).

"Karena (teman) kita banyak, saya pilih, eh kamu ikut saya. Jadi Arnold pukul (Nikita), saya videoin, karena dia kan minta videoin, karena Nikitanya minta bukti," imbuhnya.

Dia mengaku akan segera bertemu dengan Isa Zega untuk melakukan cerita yang sebetulnya. Di mana, dia sempat menyangkal ada orang yang menyuruh saat ditangkap.

"aku pasti cari mami untuk cerita yang sebenarnya, karena awalnya siapa yang nyuruh, aku nyangkal, aku bilang nggak ada yang suruh," singkatnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya