Berita

Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 2 Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir/Ist

Nusantara

Tokoh Masyarakat Sulteng Nilai Paslon Nomor Urut 2 Cerdas Dan Berpengalaman

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 20:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tokoh masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) Amin Thahir menilai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor urut 2 Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir merupakan pasangan cerdas dan berpengalaman. Hal tersebut dia lihat saat keduanya melakukan Debat Publik II dalam Pemilihan Gubernur Sulteng 2020.

Menurut Ketua DPW PKB Sulteng itu, Rusdy-Ma'mun begitu menguasai berjalannya debat publik tersebut. Bahkan, kata dia, tidak terlihat sedikitpun keduanya mengalami kesulitan dalam menjawab semua pertanyaan demi pertanyaan.

"Beliau sangat menguasai panggung debat. Semua pertanyaan dibabat (jawab) dengan lugas, tepat, dan penuhi solusi," tutur Amin dalam keterangan tertulis Sabtu (14/11).  


Amin mengungkapkan, sebagai mantan Wali Kota Palu Rusdy telah jelas terbukti mampu mengatasi masalah kemiskinan di masyarakat. Terbukti dua priode Rusdy memempin Kota Palu selama itu pula Kota mengalami peningkatan Pendapat Asli Daerah (PAD).

Tadinya, dia melanjutkan, PAD Kota Palu hanya sebesar 300 miliar bisa ditingkatkan Rusdy hingga mencapai 800 miliar. Oleh karenanya dia begitu yakin di bawah kepemimpinan Rusdy - Ma'mun kesejahteraan masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah dapat terjamin.

"Kita sudah lihat bahkan merasakannya langsung. Bagaimana Rusdy membawa kemajuan saat menjadi Wali Kota Palu, pastinya itu juga sudah menjadi bukti yang jelas," tuturnya.

Untuk itu dia berharap kepada seluruh masyarakat dapat bersama - sama menyatukan tekad memilih Rusdy - Ma'mun. Dirinya yakin dibawah pasangan cerdas dan berpengalaman Provinsi Sulawesi Tengah manjadi daerah maju di Indonesia.

"Tidak salah pilih kalau kita coblos Rusdy - Ma'mun di Pilgub nanti. Yakinlah bersama keduanya Sulteng bisa jadi salah satu daerah maju di Indonesia," tutup Amin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya