Berita

Kepala BNPB dan Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo/net

Nusantara

Vaksin Belum Ada, Alasan Kenapa BNPB Bagikan Ribuan Masker Di Acara Habib Rizieq

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 18:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang juga ketua Satgas Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo menjelaskan alasan pihaknya membagikan 20 ribu masker dan hand sanitizer kepada massa yang akan datang dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putri pemimpin FPI, Rizieq Shihab.

Menurut Doni, selama vaksin Covid-19 belum diberikan kepada masyarakat lantaran masih pada tahap-tahap uji klinis, maka vaksin yang terbaik ialah dengan mematuhi protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker.

"Bahwa sebelum vaksin ini diberikan pada masyarakat melalui prosedur yang ada, maka vaksin terbaik adalah patuh kepada protokol kesehatan, menggunakan masker menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan," kata Doni kepada wartawan, Sabtu (14/11).


Doni mengatakan, ribuan masker dan hand sanitizer itu diberikan kepada panitia acara. Jenderal bintang tiga itu menegaskan, apa yang dilakukan oleh pihaknya hanya semata-mata untuk memastikan protokol dalam kegiatan tersebut dilaksanakan dengan baik.

Doni mengingatkan, kalau penularan Covid-19 menyasar kepada siapa saja, tanpa mengenal usia. Namun, virus asal Tiongkok, China itu akan berakibat fatal jika menjangkit orang yang masuk kategori rawan yakni usia lanjut alias lansia.

"Pengalaman kita selama ini ketika yang terpapar itu lansia dan penderita komorbid, maka risikonya sangat fatal. Saya ulangi lagi, sangat fatal. Tidak sedikit saudara kita yang kelompok rentan yaitu lansia dan penderita komorbid ini akhirnya wafat, akhirnya meninggal dunia, karena tertular dari keluarga yang tidak ada gejala," tandas Doni.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya