Berita

Abu Janda/Repro

Politik

Lagu Keong Racun Versi Abu Janda, Diduga Menghina Habib Rizieq Tukang Obat Sampai Singgung Kasus

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 14:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Permadi Arya alias Abu Janda kembali membuat kontoversi terkait Imam Besar Front Pembela Islama (FPI), Habib M. Rizieq Shihab (HRS) yang baru kembali ke Indonesia awal pekan kemarin.

Pegiat media sosial itu membuat sebuah video lagu Keong Racun yang dia ubah liriknya dan mengarah kepada sosok HRS.

Dalam video berdurasi 1 menit 51 detik yang viral di media sosial itu, lirik dalam lagu tersebut berulang kali mengucapkan kata "Habib Tukang Obat".


Sebelumnya, aktris Nikita Mizani juga mengomentari kepulangan HRS dari Arab Saudi, dalam sebuah video live streaming di akun Instragramnya beberapa waktu lalu.

Nikita menyampaikan keheranannya terkait banyaknya masyarakat yang datang ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, untuk menyambut HRS. Sampai-sampai, terlontar dari mulutnya menganai definisi Habib, yang dia ketahui sebagai tukang obat.

Namun berbeda halnya dengan Nikita Mizani, Abu Janda membuat lirik yang diduga mengarah kepada HRS. Bahkan beberapa kata-katanya menyinggung kasus yang pernah menyangkut pembesar FPI tersebut.

"Dasar kau tukang obat, luar rohani dalam roh halus. Ngaku turunan Nabi, hobinya chat porno sampai pagi. Sok ngajari akhlak, anti maksiat, tapi otaknya bejad," begitu bunyi lirik dalam video yang dibuat Abu Janda, yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/11).

Bahkan di dalam lirik yang dibuatnya tersebut, Abu Janda juga menghina HRS yang kedudukannya adalah sebagai seorang ulama.

"Mulut kumat kemot, matanya melotot. Kalau lagi dakwah, sumoah serapah. Hobi pakai sorban, kayak ulama Yaman. Mulut kayak hewan, lebih bejat dari setan," ungkap Abu Janda menyanyikan.

Selain itu, Abu Janda juga mengeluarkan kata-kata yang begitu kasar bahkan menggunakan bahasa binatang ketika mempertanyakan keulamaan HRS.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya