Berita

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Simbol Politik Informal, Sosok Habib Rizieq Akan Jadi Rebutan Untuk Kepentingan Pemilu 2024

SABTU, 14 NOVEMBER 2020 | 05:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diprediksi akan menjadi tokoh yan diperebutkan untuk menggaet suara pada pemilihan umum tahun 2024 mendatang.

Demikian prediksi pengamat politik Universitas Nasional, Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/11).

Dalam pandangan Andi, Habib Rizieq adalah salah satu figur seksi yang akan didekati oleh elite politik  untuk menghadapi pertarungan Pemilu 2024.


Andi melihat, usai kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia akan ada perubahan peta politik nasional. Ia meyakini pemerintah akan menata ulang hubungannya dengan sosok penting seperti Habib Rizieq sebagai simbol kekuatan politik informal.

"HRS adalah simbol munculnya kekuatan elit informal yang telah lama terlelap oleh kekuatan kooptasi kekuasaaan. Panggung politik Indonesia ditentukan seberapa mampu rezim menata ulang hubungannya dengan kekuatan politik informal," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (14/11).

Dikatakan Andi, berbagai upaya rezim apabila tetap melakukan tindakan peminggiran sosok Habib Rizieq justru akan memperkuat posisi politik Rizieq dalam peta politik nasional.

Untuk menjaga kemuncula para elite formal yang berkiprah di partai politik, maka rezim Jokowi disarankan untuk tidak melkukan pola hubungan yang asimetris dengan Rizieq.

"Sejauh rezim berkuasa dapat mereposisi relasinya dengan kelompok politik informal (kel Islam) kearah yang lebih koperatif maka kemungkinan munculnya elit politik informal dalam panggung Pemilu 2024 akan relatif berkurang," demikian pendapat Andi Yusran.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya