Berita

Presiden Joko Widodo mengikuti KTT ke-37 ASEAN secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11)/Setpres

Dunia

KTT Ke-37 ASEAN Hasilkan 33 Dokumen Kesepakatan, Ini Beberapa Di Antaranya

JUMAT, 13 NOVEMBER 2020 | 23:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 ASEAN yang diselenggarakan secara virtual pekan ini menghasilkan 33 dokumen kesepakatan.

Diketahui bahwa Presiden Joko Widodo mengikuti KTT tersebut dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Di antara kesepakatan-kesepakatan itu adalah Ha Noi Declaration on the ASEAN Community’s Post-2025 Vision, ASEAN Comprehensive Recovery Framework, Ha Noi Declaration on Strengthening Social Network Towards Cohesive and Responsive ASEAN Community, dan ASEAN Declaration on Digital Tourism.
Selain itu, ada juga Ha Noi Declaration on the Adoption of the Initiative for ASEAN Integration Work Plan 2021-2025, serta ASEAN Declaration on the ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework, dan Narrative of ASEAN Identity.

Selain itu, ada juga Ha Noi Declaration on the Adoption of the Initiative for ASEAN Integration Work Plan 2021-2025, serta ASEAN Declaration on the ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework, dan Narrative of ASEAN Identity.
Retno menjelaskan, sejak awal pandemi, ASEAN telah melakukan upaya untuk merespons hal tersebut, baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi kerja sama ekonomi.

"Dalam KTT kali ini, semua upaya tersebut telah membuahkan hasil, yaitu sudah tersedianya Covid-19 ASEAN Emergency Response Fund, yang sudah ada komitmen sebesar 10 juta dolar AS, antara lain dari Jepang, Korea Selatan, China, Singapura, Australia, Inggris, Swiss, dan lain-lain," ujarnya.

Bukan hanya itu, sambung Retno, telah dipersiapkan juga ASEAN Comprehensive Recovery Framework yang berisi strategi untuk mengatasi pandemi, baik melalui kerja sama antara negara ASEAN maupun dengan mitra.

"Di dalam framework ini terdapat lima strategi, yaitu enhancing health system, strengthening human security, maximising potential of intra-ASEAN market and broader economic integration, kemudian accelerating inclusive digital transformation, dan advancing toward a more sustainable and resilient future," tambahnya.

Selain itu, ASEAN Regional Reserve of Medical Supplies for Public Health Emergency juga telah dinyatakan siap pada KTT tersebut.

"Negara ASEAN bersama-sama secara sukarela menyumbang cadangan pasokan kesehatan dengan standar WHO untuk darurat kesehatan. Negara mitra juga dapat memberikan kontribusi," terang Retno.

Sementara itu, untuk ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework, yang merupakan inisiatif Indonesia untuk utamanya mengatur essential business traveller dengan protokol yang ketat untuk mendukung pemulihan ekonomi juga telah siap.

Retno menambahkan, inisiatif lain yang dikeluarkan oleh Indonesia adalah Narrative of ASEAN Identity.

"Narasi mengenai identitas ASEAN ini akan mengokohkan kebanggaan dan jati diri bangsa-bangsa ASEAN yang sekaligus akan mengokohkan the we-feeling dari ASEAN," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya