Berita

Ilustrasi reuni aksi 212/Net

Nusantara

Corona Masih Mewabah, DPRD DKI Sarankan Reuni 212 Tahun Ditunda

KAMIS, 12 NOVEMBER 2020 | 15:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana akan kembali menggelar acara Reuni akbar pada tanggal 2 Desember mendatang di Monas, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mujiyono menyarankan agar PA 212 dapat menunda gelaran reuni tahun ini dan dapat dialihkan menjadi kegiatan sosial yang menggerakkan perekonomian.

"Kondisi Covid-19 sekarang masih belum pulih. Jadi alangkah baiknya jika peringatan 212 bisa digelar di tahun-tahun berikutnya kalau Covid sudah terkendali," ujar Mujiyono kepada Kantor Berita Politik RMOL DKI Jakarta, Kamis (12/11).


"Sebaiknya, saya menyarankan kalau kegiatan peringatan 212 ini dibentuk kegiatan sosial perekonomian saja. Ini demi menjaga nama baik 212," sambung politisi Partai Demokrat ini.

Mujiyono menambahkan, meskipun jumlah kasus virus corona belakangan cenderung mengalami penurunan namun sesungguhnya wabah tersebut belum teratasi 100 persen.

"Baiknya kegiatan tersebut (reuni 212) dibuat jadi kegiatan mengentaskan keterpurukan ekonomi masyarakat. Akan lebih mulia bila dana pelaksanaannya bisa digunakan seperti acara bakti sosial apapun namanya," pungkas Mujiyono.

Sebelumnya Ketua PA 212 Slamet Maarif menyebutkan pihaknya telah mengirimkan surat izin ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk izin melaksanakan reuni akbar.

Slamet juga menyebut pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan dalam waktu berencana akan mengumumkan  format reuni 212 di tengah pandemi Covid-19.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya