Berita

Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Khairuddin Syah Sitorus, saat ditangkap KPK/Net

Hukum

KPK Panggil Pejabat Dan Mantan Pejabat Pemkab Labura Dalam Kasus Yang Menjerat Bupati Khairuddin Syah

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 11:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai menangkap Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) periode 2016-2021, Khairuddin Syah Sitorus (KSS) alias Buyung, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat orang saksi untuk digali informasinya.

Keempat saksi yang dipanggil dalam kasus dugaan korupsi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 di Kabupaten Labura adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Labura, Sofyan dan mantan Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Labura, M. Ikhsan.

Selanjutnya, Heri Wahyudi selaku Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Labura, dan Lahiri Amri Ghoniu Hasibuan selaku PNS di Pemerintah Kota Medan.


"Keempatnya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka KKS. Mereka akan diminta keterangan di Polres Asahan," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (11/11).

Diketahui, dalam perkara ini KPK telah menahan 2 orang tersangka pada Selasa kemarin (10/11) setelah ditetapkan sebagai tersangka pada 17 April 2020.

Yaitu Bupati Khairuddin Syah Sitorus dan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PPP periode 2016-2019, Puji Suhartono (PJH).

Atas perbuatannya, Bupati Kharuddin disangkakan telah melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau Pasal 5 Ayat 1 huruf b atau Pasal 13 UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Puji Suhartono disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 Ayat 1 Ke-1 Juncto Pasal 65 KUHP.

Pengungkapan perkara ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah dalam RAPBN perubahan TA 2018 yang diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada 4 Mei 2018 di Jakarta.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang sebesar Rp 400 juta dan menetapkan 6 orang tersangka. Keenamnya telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya