Berita

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif/RMOL

Nusantara

Temui Pihak Bandara Soetta, PA 212 Pastikan Masalah Kerusakan Sudah Diselesaikan

RABU, 11 NOVEMBER 2020 | 09:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kerusakan yang dialami sejumlah fasilitas di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta akibat membeludaknya massa penjemput Habib Rizieq Shihab telah diselesaikan dengan baik oleh Persaudaran Alumni (PA) 212 dengan pihak Bandara.

Hal ini dipastikan setelah PA 212 mengirim perwakilan untuk menemui langsung pengelola Bandara Soetta.

"Kita sudah kirim tim untuk bertemu dan koordinasi dengan pihak bandara untuk segera diselesaikan," jelas Ketum PA 212, Slamet Maarif, kepada awak media, Rabu (11/11).

Ditambahkan Slamet Maarif, pihaknya sebenarnya menawarkan untuk mengganti rugi kerusakan. Namun, kata Slamet, pihak bandara menolak tawaran tersebut.

"Kita mau ganti rugi, tapi kata pihak bandara enggak usah karena enggak seberapa," imbuhnya.

Dengan demikian, menurut Slamet, permasalahan itu dinilai sudah selesai.

"Alhamdulillah sudah diselesaikan dengan baik. Hanya kerusakan kecil dan memang barang yang rentan rusak," tandasnya.

Seperti diketahui, sejumlah fasilitas Terminal 3 Bandara Soetta mengalami kerusakan. Hal ini terjadi karena membeludaknya massa penjemput Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab pada Selasa kemarin (10/11).

Kerusakan dialami kursi tunggu yang patah di bagian kakinya karena dijadikan tempat berdiri oleh massa untuk bisa melihat Habib Rizieq. Padahal, sempat ada imbauan agar massa tidak menginjak kursi tunggu.

Selain kursi, kaca pembatas di area Terminal 3 juga mengalami retak. Sementara Gipsum pembatas area renovasi rusak. Namun, kini masalah itu sudah diselesaikan dengan baik antara pihak Bandara dengan PA 212.

Populer

Selain Kecelakaan Sriwijaya Air, Paranormal Mbak You: 2021 Ada Gerakan Ganti Presiden

Senin, 11 Januari 2021 | 21:56

Kapalnya Berkeliaran Di Selat Sunda, China Paham Indonesia Tidak Bersungguh-sungguh Memilih Kedaulatan

Minggu, 17 Januari 2021 | 12:16

Jokowi Belum Tentu Disuntik Sinovac, Haris Rusly Moti: Masa Sih Begitu?

Kamis, 14 Januari 2021 | 01:17

Rumah Yang Digeledah KPK Terkait Korupsi Bansos Diduga Milik Keluarga Politisi PDIP Ihsan Yunus

Selasa, 12 Januari 2021 | 16:33

Ilmuwan Australia: Wabah Covid-19 Berawal Di China, Tapi Asal-usul Virus Corona Sulit Untuk Dipastikan

Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:40

Beda Signifikan, Mantu Jokowi Habiskan Dana Kampanye Hingga Rp 15 Miliar, Lawannya Rp 1 Miliar

Senin, 18 Januari 2021 | 12:46

Prodem: Seru Juga Kalau Arief Budiman Bongkar Kecurangan Pemilu

Kamis, 14 Januari 2021 | 00:27

UPDATE

Pascagempa Sulbar, Polisi Imbau Masyarakat Jangan Terpengaruh Hoaks

Selasa, 19 Januari 2021 | 00:06

Momentum MK Perbaiki Krisis Kepercayaan Masyarakat

Senin, 18 Januari 2021 | 23:57

Beras Vietnam Beredar Di Pasar Induk Cipinang, PKB: Harus Diselidiki Rekomendasi Impor Dari Mana

Senin, 18 Januari 2021 | 23:38

Penjual Keliling Sebarkan Virus Corona, China Siap Lockdown Hampir Tiga Juta Orang

Senin, 18 Januari 2021 | 23:32

Selain Profesionalitas Polri, GAMKI Minta Kapolri Baru Buat Kebijakan Penegakan Hukum Tepat Di Papua

Senin, 18 Januari 2021 | 23:24

FBI Selidiki Dugaan Wanita Curi Laptop Ketua DPR AS, Hendak Jual Ke Rusia

Senin, 18 Januari 2021 | 23:01

Sanksi PPKM Tangerang Raya Baru Pembubaran, Belum Penegakan Hukum

Senin, 18 Januari 2021 | 22:49

Sempat Terputus, Akses Jalan Poros Majene-Mamuju Kembali Pulih

Senin, 18 Januari 2021 | 22:37

Pengadilan Mesir Perintahkan Penyitaan Aset Mendiang Mohamed Morsi

Senin, 18 Januari 2021 | 22:20

Narasi Populisme Jokowi Diubah Neo-Despotism, Elite Rezim Soeharto Kembali Berkuasa

Senin, 18 Januari 2021 | 22:06

Selengkapnya