Berita

Kuasa hukum Djoko Tjandra, Krisna Murti/Ist

Hukum

7 Saksi Dihadirkan di Sidang, Pengacara Djoko Tjandra: Tidak Sesuai Dakwaan

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 22:41 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Terdakwa kasus dugaan Surat Jalan palsu dan penghapusan Red Notice, Djoko Tjandra menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Sidang kali ini diagendakan untuk pemeriksaan saksi. Total ada 7 orang saksi dari berbagai insransi yang dihadirkan.

"Agenda hari ini masih dalam tahapan pemeriksaan saksi-saksi, dengan mengadirkan 7 orang saksi", ujar Kuasa Hukum Djoko Tjandra, Krisna Murti usai persidangan, Selasa (10/11).

Krisna menyampaikan, saksi yang dihadirkan dicecar pertanyaan terkait pembuatan Surat Jalan palsu. Kuasa hukum menilai pernyataan para saksi tidak berkaitan dengan dakwaan.


Pasalnya, Djoko Tjandra didakwa atas penggunaan Surat Jalan palsu. Djoko Tjandra diklaim tidak mengetahui adanya produk Surat Jalan tersebut. Sedangkan saksi yang dihadirkan kapasitasnya dalam pembuataan Surat Jalan, bukan terkait penggunaannya.

"Kita kan diduganya menggunakan, artinya ada keberangkatan klien kita ke Jakarta itu menggunakan surat itu. Tapi kalau ini mereka masih dalam tahap lebih mengarah ke surat itu. Jadi nggak berkaitan," jelas Krisna.

Dalam perkara ini, Djoko Tjandra didakwa bersama-sama dengan Anita Dewi Anggraeni Kolopaking dan Brigjen Prasetijo Utomo memalsukan surat jalan untuk berbagai kepentingan. Djoko Tjandra saat itu tengah berstatus daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus hak tagih Bank Bali sejak 2009.

Ketiga terdakwa didakwa melanggar Pasal 263 ayat 1 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP dan Pasal 263 ayat 2 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya