Berita

Situasi Bandara Soekarno Hatta usai Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia/RMOLBanten

Nusantara

Imbas Penyambut Habib Rizieq Di Soetta Membeludak, 27 Penerbangan Delay

SELASA, 10 NOVEMBER 2020 | 18:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sebanyak 27 penerbangan mengalami penundaan atau delay akibat adanya kemacetan di sejumlah akses masuk menuju Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kemacetan tersebut terjadi lantaran membludaknya massa simpatisan yang ingin menjemput Habib Rizieq Shihab di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/11).

"Airnav Indonesia melakukan langkah antisipasi dengan memberikan kelonggaran pengaturan jadwal terbang (open slot time) bagi seluruh penerbangan terdampak yang dilakukan secara online melalui sistem aplikasi CHRONOS," kata Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno seperti diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.


Dijelaskan Pramintohadi, sampai dengan pukul 09.00 WIB terdapat 27 maskapai yang mengajukan permintaan penundaan keberangkatan (delay departure) dengan rata-rata waktu 1 sampai dengan 2 jam.

"Kami juga melakukan pengecekan izin rute pada flight plan pesawat udara yang keberangkatannya menyesuaikan dengan dampak kegiatan tersebut demi menjaga keteraturan dan efisiensi penerbangan," jelasnya.

Sementara itu, Vice President of Corporate Communication, Yado Yarismano menambahkan, tidak ada penerbangan yang dibatalkan seperti yang viral di berbagai media sosial lantaran adanya massa penjemputan Rizieq Shihab.

Yado menjelaskan, penundaan jadwal penerbangan sudah tersusun sejak enam bulan lalu atau disusun dari awal.

"Maskapai itu menjadwalkan atau mengajukan slot penerbangan dari jauh-jauh hari, per season, bisa 6 bulan sebelum hari ini, jadi cancel flight itu juga sudah disusun sejak jauh-jauh hari," tutur Yado.

Meski begitu, baik maskapai maupun PT Angkasa Pura II tengah mendata dengan pasti, berapa banyak penumpang yang terdampak dan mereschedule tiket penerbangan mereka.

"Untuk pastinya berapa, tim kami masih mendata di lapangan karena kan baru terjadi reschedule dan refund penumpangnya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya