Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Nusantara

Begini Arahan KH Sobri Lubis Sambut Kedatangan Habib Rizieq

SENIN, 09 NOVEMBER 2020 | 19:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH Sobri Lubis memberikan pengarahan kepada pendukung dan pengikut Habib Rizieq menjelang kedatanganya ke Indonesia Selasa besok (10/11).

Dalam video yang diupload oleh akun Instagram Majeliskopi08, terlihat rekaman video KH Sobri menyarankan agar pendukung terus melantunkan shalawat-shalawat hingga Habib Rizieq tiba di tanah air.

"Ya doyan shalawat silahkan geber disitu, sampai Habib dateng," kata KH Sobri dalam video yang dilihat redaksi, Senin (9/11).


Untuk pengamanan penjemputan, kata Sobri kurang lebih 4 ribuan laskar pembela islam (LPI) diturunkan. Sehingga kata Sobri, bagi para jamaah yang ikut melakukan penjemputan tinggal mengikuti rangkaian acara saja.

"Yang mau dzikir ya dzikir, duduk aja tertib, sampai kita lihat Habib Rizieq pulang. Disiagakan 4.500 laskar, jadi jamaah tinggal ikutin suasana yang ada di dalam," tekan Sobri.

Dengan begitu, Sobri menggambarkan bahwa nanti di lapangan, proses penjemputan Habib Rizieq tidak seperti aksi unjuk rasa. "Duduk jaga jarak, tidak ada kerumunan, semua peserta bawa masker. Nanti ada yang bagikan kurma dan roti dari penitia," ungkap Sobri.

Sebelumnya, Ketua PA 212 Slamet Maarif sempat membocorkan sedikit jadwal kegiatan Habib Rizieq saat sampai di Indonesia pada 10 November 2020 di Terminal 3 Bandara Soetta.

Imam besar ini akan lansung menuju kediamannya di Petamburan sampai hari Kamis 12 November.

"Setelah tiba di Petamburan Habib Rizieq akan melaksanakan konferensi pers dan berpidato untuk mengucapkan terimakasih," kata Slamet.

Kemudian esoknya, Jumat 13 November akan hadir dalam acara Maulid Nabi ke tempat Sayyidiil Walid Habib Ali Abdurrahman Assegaff di Majlis Al-Afaf Tebet Jakarta Selatan.

Jumat siang, Habib akan shalat jumat di Markaz Syariah sekaligus peletakan batu pertama Mesjid Raya Markaz Syariah, Megamendung, Bogor. "Di pesantren yang didirikan beliau," terang Slamet.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya