Berita

Salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Said Didu/Net

Politik

Said Didu Yakin Gatot Nurmantyo Tak Berubah Meski Diberi Bintang Mahaputera

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 17:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana pemberian penghargaan Bintang Mahaputera oleh negara kepada mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo bukan hal yang menghebohkan.

Menurut salah satu deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Said Didu, ada beberapa alasan pemberian Bintang Mahaputera tersebut sebagai hal yang biasa.

"Rencana pemberian Bintang Mahaputra ke Pak Gatot Nurmantyo biasa saja karena pertama, bintang tersebut penghargaan negara atas pengabdian Pak Gatot Nurmantyo dan TNI," kata Said Didu di akun Twitter pribadinya, Minggu (8/11).


Kemudian, kata Said Didu, tidak ada alasan yang kuat bagi Presiden Joko Widodo tidak memberikan penghargaan kepada tokoh yang telah berjasa kepada negara seperti Gatot.

"Kemudian tidak ada alasan pula bagi Pak Gatot menolak (Bintang Mahaputera)," lanjutnya.

Alasan lain yang membuat rencana pemberian penghargaan tersebut sebagai hal yang lumrah yakni Gatot sudah banyak mendapat penghargaan dan bintang.

Yang tak kalah penting juga soal anggapan pemberian Bintang Mahapurta sebagai upaya untuk menaklukkan sikap kritisnya kepada pemerintah.

"Saya yakin Pak Gatot Nurmantyo tidak akan berubah," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya