Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Kekalahan Trump Bukan Batu Sandungan Prabowo Untuk Melenggang Di Pilpres 2024

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 15:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hasil pemilihan presiden Amerika Serikat yang memutuskan Joe Biden-Kamala Harris sebagai pemenang tak akan berpengaruh kepada kontestasi Pilpres 2024 di Indonesia mendatang.

"Hasil Pilpres AS tidak ada pengaruhnya dengan Pilpres Indonesia. Indonesia adalah negara berdaulat. Tidak boleh ada kekuatan apapun di dunia ini yang bisa membelokkan kedaulatan rakyat Indonesia," kata Aktivis Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima), Sya'roni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/11).

Pun demikian saat politik AS dikaitkan dengan sosok Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang digadang-gadang akan terkatrol menjelang 2024 mendatang.


Hal itu berkenaan dengan kunjungan Prabowo ke AS beberapa waktu lalu. Kedatangan Prabowo ke AS akhirnya terjadi di era Presiden Donald Trump setelah pada pemerintahan presiden terdahulu selalu dicekal.

Namun demikian, Sya'roni berpandangan bahwa kedatangan Prabowo ke AS terjadi dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertahanan RI, bukan sebagai capres 2024.

"AS memandang penting peran Indonesia dalam konflik Laut China Selatan. Dikaitkan dengan kalkulasi Pilpres 2024, tampaknya AS tidak akan menjadi penghalang bagi Prabowo Subianto bila maju," tegasnya.

Soal hubungan Indonesia dengan AS, ia justru memprediksi bila hubungan kedua negara akan lebih dekat dengan kepemimpinan Joe Biden.

"Bisa jadi kemenangan Biden makin menambah mesra hubungan AS dengan Indonesia. Biden tipikal internasionalis yang mengedepankan kerjasama multilateral. Dalam menghadapi China, akan lebih efektif bila merangkul ASEAN," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya