Berita

Ilustrasi/Net

Jaya Suprana

Bermain Angka Di Masa Corona

MINGGU, 08 NOVEMBER 2020 | 07:33 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

BAGI yang sudah merasa cukup sibuk di masa karantina diri akibat pagebluk corona silakan baca naskah ini sampai di sini saja.

Bagi yang merasa kurang kerjaan maka ingin cari-cari kesibukan, silakan lanjut baca naskah ini.

Yang masih bisa menghitung tanpa kalkulator, silakan lakukan petunjuk saya selanjutnya tanpa kalkulator dengan mempersiapkan secarik kertas dan pensil.


Bagi yang sudah tidak bisa menghitung tanpa kalkulator, silakan siapkan kalkulator yang lazimnya kini ada pula di setiap hape.

ZYX

Harap anda tulis di atas kertas atau tekan tombol kalkulator sebuah angka dengan tiga digit yang terdiri dari angka pertama lebih besar lebih dari dua ketimbang yang terakhir misalnya ZYX di mana Z-X=>2 lalu balik ZYX menjadi XYZ untuk diminuskan pada ZYX yang menampilkan sebuah hasil angka misalnya ABCD yang kemudian putar balik menjadi DCBA untuk ditambahkan ke ABCD, maka saya bisa tahu bahwa hasilnya adalah 1089.

Bagi yang curiga saya curang membaca pikiran anda atau mengintip apa yang tertulis di kertas atau termuncul di display kalkulator anda, mari kita coba dengan angka lain yang tidak aljabarika agar lebih nyata angka.

1089

Sekarang coba anda tulis di atas kertas atau tekan tombol kalkulator sebuah angka dengan tiga digit yang terdiri dari angka pertama lebih besar lebih dari dua ketimbang angka terakhir misalnya 832 di mana 8-2=>2 lalu balik 832 menjadi 238 lalu minuskan 238 terhadap 832 = 594, kemudian putar balik 594 menjadi 495 untuk ditambahkan ke 594 maka tanpa menghitung saya sudah langsung tahu bahwa hasilnya pasti lagi-lagi 1089.

Ajaib

Silakan anda coba dengan angka tiga digit lainnya  misalnya 833 atau 912 atau 754 atau berapa pun asal angka awal dan terakhir beda lebih dari 2, maka serta merta apabila angka yang anda pilih diproses  langkah demi langkah sesuai arahan tersebut di atas maka hasilnya memang mau-tidak-mau apa-boleh-buat suka-tak-suka bukan-sulap-bukan-sihir senantiasa niscaya 1089.

Mengenai kenapa hasil akhir selalu 1089 bukan 1090 atau 1087 atau 1111 atau angka-angka lain-lainnya silakan anda bertanya kepada para ahli aritmatika atau mahamatematikawan yang jauh lebih kompeten maka lebih berhak ketimbang saya yang gagap-matematika ini untuk menjelaskannya.

Selama menganggap sesuatu sebagai ajaib belum dilarang UU Cipta Ajaib maka mohon dimaafkan bahwa secara angkamologis saya lancang menganggap 1089 tergolong kategori angka ajaib.

Penulis adalah pembelajar angkamologi

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya