Berita

Deklarasi Partai Masyumi reborn/RMOL

Politik

Masyumi Lahir Kembali, Ali Rif'an: Pemilu 2024 Momentum Bagi Partai Baru

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 18:18 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bertepatan dengan hari ulang tahun ke 75 Majelis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi), sekelompok orang mendeklasarikan pengaktifan kembali partai politik itu di Gedung Dewan Dakwah, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11).

Sejumlah nama turut tergabung diantaranya, Mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua, Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain, budayawan Ridwan Saidi, hingga Kiai Abdul Rosyid Syafei.

Merespons kembali lahirnya Partai Masyumi, Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif'an berpendapat, semakin banyak partai yang lahir akan baik bagi keberlangsungan sistem multipartai di Indonesia.


Apalagi, kata Ali Rif'an, pemilihan umum tahun 2024 mendatang adalah pertarungan bagi politik lebih bebas karena tidak ada calon presiden petahana.

"Makin banyak partai berdiri makin bagus, di tengah sistem multipartai di Indonesia. Tahun ini sampai 2024 momentum orang buat partai baru, " demikian pendapat politik Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/11).

Meski demikian, Ali Rif'an mencatat, Partai Masyumi reborn harus benar-benar berdiri atas 3 faktor, diantaranya platform yang jelas, kekuatan figur dan segmen pemilih yang spesifik.

Menurut Ali Rif'an tanpa 3 faktor itu Partai Masyumi reborn akan susah menggaet suara masyarakat secara signifikan.

"Catatannya, partai baru harus berdiri atas 3 dasar; 1. ideologi atau plaform yang jelas; 2. figur yang kuat sebagai magnet elektoral; 3. segmen pemilih yang lebih spesifik," demikian analisa mantan manajer riset Poltracking Indonesia ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya