Berita

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Data IPO, Kunci Kebangkitan Ekonomi Pada Masyarakat Kelas Menengah

SABTU, 07 NOVEMBER 2020 | 17:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) per Oktober 2020 menyebutkan tidak ada optimisme khususnya di masyarakat kelas bawah perihal konsumsi ekonomi.

Pasalnya, masyarakat menengah ke bawah masih beranggapan bahwa jual beli dan transaksi lainnya masih rendah.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, saat menjadi narasumber dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM, bertajuk "Efek Resesi di tengah Pandemi" pada Sabtu (7/11).


"Hasil survei yang diadakan pada Oktober 2020, saat ini tidak ada optimisme khususnya di masyarakat kelas bawah perihal konsumsi," ujar Dedi Kurnia Syah.

"Mereka beranggapan jual beli transaksi dan segala macamnya masih rendah," imbuhnya.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengaku optimis kelompok menengah atas akan melakukan konsumsi dan membuat kegiatan ekonomi kembali bergerak.

Apabila, ada pelonggaran kegiatan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Kuncinya ada di kelas menengah atas ketika ekonomi sudah mulai dilonggarkan, PSBB dilonggarkan, ada aktivitas, diharapkan memang itu menciptakan dampak positif bagi upaya penciptaan lapangan kerja baru," kata dia.

"Karena tidak mungkin mengandalkan stimulus pemerintah saja untuk menopang setiap sektor," demikian Yustinus Prastowo.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 3,49 persen pada kuartal III 2020 kemarin dan kuartal II 2020 ekonomi Indonesia minus 5,32 persen.

Mengacu data BPS tersebut, Indonesia resmi mengalami resesi.

Selain Yustinus dan Dedi, narasumber lain dalam diskusi daring tersebut yakni anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, Direktur Eksekutif Next Policy Fithra Faisal Hastiadi, dan Ketua Umum APRINDO Roy N Mandey.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya