Berita

Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar saat berdialog dengan pelaku UMKM di Indramayu/RMOL

Politik

Bertemu Pelaku UMKM, Gus AMI: Di Tengah Pandemi, Go Digital Tak Bisa Ditawar

JUMAT, 06 NOVEMBER 2020 | 23:36 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) harus segera bertranformasi menjadi usaha berbasis digital.

Gus AMI sapaan akrab barunya itu menuturkan, di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19), tak ada jalan lain selain UMKM harus bangkit dan tumbuh sehingga ekonomi bisa bergerak kembali.

Saat berdialog dengan para pelaku UMKM di Jatibarang, Indramayu, pria yang  juga Wakil Ketua DPR RI ini mengatakan potensi besar sumberdaya alam Indramayu harus dikelola dengan baik sehingga mampu mensejahetrakan masyarakat Indramayu.


"Sektor pertanian, perikanan, perdagangan serta UMKM adalah penyumbang PDRB besar di Indramayu. Semua harus dikelola lebih baik agar kita semua bisa segera bangkit akibat pandemi," demikian penegasan Gus AMI, Jumat (6/11).

Sektor UMKM, kata Gus AMI, menjadi tumpuan karena secara nasioal jumlah UMKM yang mencapai 64 juta itu ternyata mampu menyerap hampir 97 persen dari seluruh tenaga kerja nasional.

“Pemerintah dan DPR telah menganggarkan berbagai stimulus bagi pelaku UMKM. Saya tahu di Indramayu lebih dari 15 ribu UMKM telah menerima stimulus yang nilainya 2,4 juta. Stimulus itu masih akan terus diberikan karena hampir ada 43 ribu lebih UMKM di Indramayu yang membutuhkan," papar Gus AMI.

Untuk itu semua, menurut Gus AMI, di tengah pandemi dan penetrasi pasar global, UMKM di Indramayu harus Go Digital.

UMKM Indramayu, ditekankan mantan Menaker ini harus melek teknologi dan memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk-produknya.

“Go digital tak bisa ditawar. Semua bisa dilakukan di ujung jari. Dan di tengah pandemi, go digital adalah upaya yang paling mungkin dilakukan untuk bisa bertahan dan meluaskan pasar” tegas Muhaimin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya