Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Pertahanan

Habib Rizieq Mau Pulang Minggu Depan, Polda Metro: Tidak Ada Pengamanan Khusus

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 15:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya tidak menyiapkan pengamanan khusus untuk menyabut kepulangan Habib Rizieq Shihab (HRS) dari Saudi Arabia. Saat konferensi pers virtual dari Makkah, HRS mengklaim ia bakal sampai di Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia pada tanggal 10 November 2020 yang akan datang.

"Secara khusus tidak ada, Polda Metro jaya tidak menyiapkan karena yang datang biasa saja, sampai dengan sekarang juga belum mendapat kabar jelasnya apakah datang atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/11).

Namun demikian, sambung Yusri, Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah bagian dari objek vital nasional yang pengamanannya telah sesuai dengan standart internasional serta terdapat unsur-unsur pengamanan yang didalamnya ada TNI dan Polri. Untuk itu Yusri berhadap agar pendukung atau pengikut HRS yang datang menjemput agar tertib.


"Bandara adalah objek vital nasional pintu gerbang Indonesia, karena bandara Soetta ini menjadi pintu gerbang nasional dan internasional menjadi terganggu, ini harapan kami," tandas Yusri.

Yang kedua, Yusri turut mengimbau agar pendukung dan pengikut HRS tetap memperhatikan bahwa saat ini situasi masih dalam status pandemi Covid-19, yang melarang kegiatan-kegiatan yang bersifat pengumpulan massa.

Yusri menyarankan agar pendukung dan pengikut HRS sebaiknya menunggu kepulangan HRS di kediaman HRS saja.

"Kan bandara Soetta jadi objek vital nasional yang mana ada aturan presiden nomor 065 kalo gak salah tahun 2004 tentang pengembangan objek vital nasional yang mana tidak boleh ramai-ramai kesana harus ada pengamanan khususnya yang diterpkan sehingga kita menghimbau kepada penjemput mau sadar atau tidak udah datang kesana," demikian Yusri.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya