Berita

Akun Twitter Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayramov sempat ditangguhkan Twitter/Net

Dunia

Langgar Aturan, Akun Twitter Menlu Azerbaijan Sempat Ditangguhkan

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 13:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Platform jejaring sosial Twitter dilaporkan sempat menangguhkan akun milik Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayramov.

Berdasarkan keterangan dari pihak Twitter, penangguhan dilakukan karena adanya unggahan ujaran kebencian, kekerasan, dan tindakan serupa lainnya dalam akun tersebut.

"Aturan kami adalah memastikan semua orang dapat berpartisipasi dalam percakapan publik dengan bebas dan aman," ujar Twitter dalam situs resminya, seperti dikutip Anadolu Agency pada Kamis (5/11).


Penangguhan itu sontak langsung memicu respons di media sosial karena dianggap sebagai "kesalahan luar biasa".

"Saya mengerti bahwa Anda tidak lagi memverifikasi akun di kawasan karena beberapa alasan, tetapi menangguhkan akun Menteri Luar Negeri di masa perang adalah kesalahan luar biasa," kata seorang akun.

Pengguna lain berusaha untuk bertanya pada CEO Twitter, Jack Dorsey terkait dengan langkah tersebut.

"Twitter mengapa, @jack? Mengapa akun resmi milik Menteri Luar Negeri Republik Azerbaijan @bayramov_jeyhun ditangguhkan?" tanyanya.

Setelah banyaknya kontroversi, akhirnya Twitter memulihkan kembali akun tersebut dan ribuan pengikut langsung menghampiri Bayramov.

Penangguhan yang dilakukan oleh Twitter terjadi di tengah konflik Nagorno-Karabakh antara Azerbaijan dan Aremenia.

Sejak bentrokan meletus pada 27 September, kedua negara saling menyalahkan satu sama lain yang membuat banyak korban sipil meninggal dunia.

Tiga gencatan senjata yang di tengahi oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS) pun berakhir gagal dengan serangkaian serangan dari kedua belah pihak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya