Berita

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab/Net

Dunia

Menlu Dominic Raab: Hubungan Inggris-AS Akan Tetap Kuat Siapa Pun Yang Menang Pemilu

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 10:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan bahwa hubungan AS-Inggris akan tetap kuat terlepas dari siapa yang memenangkan pemilihan presiden. Dalam cuitannya di Twitter, Raab mengatakan Inggris tetap ikut memantau hasil pemilu.

"Kita perlu bersabar dan menunggu dan melihat siapa yang memenangkan pemilu AS. Penting bahwa proses tersebut diberikan waktu yang cukup untuk mencapai kesimpulan. Kami memiliki keyakinan penuh pada sistem check and balances AS untuk menerbitkan hasilnya," isi tweet Raab.

Hubungan Inggris-AS sat ini dalam kondisi sangat baik. Hubungan itu akan semakin kuat calon mana pun yang memenangkan pemilihan presiden AS.


"Di seluruh perdagangan, keamanan, intelijen, pertahanan, inovasi, dan budaya, tidak ada dua negara yang berbuat lebih banyak bersama-sama (seperti Inggris-AS)," tulisnya di tweet berikutnya, seperti dikutip dari AP, Kamis (5/11).

Pemilihan presiden AS telah berubah menjadi pertempuran sengit karena kandidat Demokrat Joe Biden berada di depan petahana Presiden AS Donald Trump dalam pemilihan Electoral College. Joe Biden memiliki 264 suara dibandingkan dengan Trump yang mengumpulkan 214 suara.

Biden membutuhkan 6 suara lebih banyak untuk merebut Gedung Putih. Sementara Trump harus berjuang mengamankan 56 suara lagi untuk memenangkan masa jabatan kedua.

Sejauh ini, Joe Biden memenangkan medan pertempuran negara bagian Michigan dan Wisconsin pada hari Rabu. Ia merebut kembali bagian penting dari 'tembok biru' yang terlepas dari Demokrat empat tahun lalu dan secara dramatis mempersempit jalur Presiden Donald Trump untuk pemilihan kembali.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya