Berita

Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo kini duduk sebagai Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)/Repro

Politik

Seperti Fahri-Fadli, Bintang Mahaputera Juga Layak Diberikan Kepada Gatot Meski Bagian Dari KAMI

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 | 04:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak ada yang salah dalam pemberian penghargaan Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.

Tak cuma Gatot, pemerintah juga berencana memberikan penghargaan yang sama kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat di bulan November ini.

"Saya rasa itu hal yang wajar dengan jabatan Pak Gatot sebagai mantan Panglima TNI dan Pak Arief mantan Ketua MK. Itu memang hak beliau karena sesuai dengan jabatan yang pernah diemban," kata politisi Gerindra, Andre Rosiade kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/11).


Saat disinggung mengenai posisi Gatot yang kini berada di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sebagai presidium, ia pun menilai hal itu tak lantas menjadi pertimbangan untuk tidak memberi penghargaan kepada tokoh yang berjasa kepada bangsa.

Bahkan sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh yang kritis kepada pemerintah, seperti mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

"Penghargaan untuk Pak Gatot lumah. Itu sudah menjadi konvensi selama ini, makanya Bang Fadli Zon dan Fahri Hamzah beberapa saat lalu juga mendapat bintang jasa dari negara," tandasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya