Berita

Jajaran Bawaslu Banyuwangi saat melakukan rapid tes/Istimewa

Kesehatan

Anggota Bawaslu Banyuwangi Terpapar Covid-19, Satgas Minta Protokol Kesehatan Diperketat

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 18:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kasus positif Covid-19 di lingkungan penyelenggara pemilihan umum tak boleh dipandang sepele. Karena ini menunjukkan ancaman serius terhadap masyarakat saat mengikuti pemilihan kepala daerah pada bulan depan.

Seperti yang dialami seorang anggota di jajaran Bawaslu Banyuwangi yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Kepastian ini menyusul keluarnya hasil tes swab terhadap 21 orang tenaga pengawas yang sebelumnya dinyatakan reaktif.

"Saya sudah menerima laporannya. Satu positif, 17 orang negatif. Sementara yang tiga masih belum keluar hasil swab-nya," kata Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, yang juga Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi seperti dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (3/10).


Satu orang pegawai di jajaran Bawaslu yang terkonfirmasi positif tersebut tidak memiliki gejala klinis atau orang tanpa gejala (OTG). Sejak, dinyatakan reaktif pada 27 Oktober lalu, kata Rio, petugas kesehatan mengimbau untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Saat ini kita tengah lakukan tracing kontak erat dengan pasien, masih kita data," imbuhnya.

Menurutnya, saat tahapan kampanye berlangsung, kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu maupun KPU sebagai penyelenggara pemilu dapat dipantau. Yang sulit terpantau, lanjutnya, adalah aktivitas tim sukses dari pasangan calon yang berpotensi terjadinya kerumunan.

"Untuk kegiatan yang dilakukan KPU dan Bawaslu relatif termonitor, karena selalu koordinasi dengan kita. Nah, yang sulit dimonitor adalah kegiatan yang dilakukan pasangan calon dan tim kampanyenya. Karena mereka cenderung tertutup," papar Rio.

Terkait hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi pun mengimbau kepada KPU, Bawaslu, dan pasangan calon termasuk tim kampanye untuk memperhatikan penerapan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Mulai mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak (3M).

"Kita selalu mengimbau, agar setiap kegiatan kampanye paslon selalu memperhatikan protokol kesehatan. Jangan sampai ada kerumunan massa dan memastikan semua yang hadir harus memakai masker," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Bawaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid mengatakan, tenaga pengawas yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dikarantina bagi pasien OTG yang dipusatkan di Gedung Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Sipil Negara, Licin.

"Sebagai tindakan pencegahan Bawaslu juga telah menginstruksikan untuk melakukan penyemprotan dan pengosongan sementara di kantor tenaga pengawas yang terkonfirmasi positif itu," tegas Hasyim.

"Ini menjadi acuan kami untuk lebih mengetatkan lagi protokol kesehatan di jajaran kami ke bawah. Kami juga perintahkan untuk melakukan penyemprotan dan melakukan tracing. Untuk pelayanan di kecamatan tersebut di-handle Bawaslu. Selebihnya bisa dilakukan di luar kantor," terangnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya