Berita

Aparat keamanan di Wina, Austria ketika berada di lokasi serangan teror pada Senin malam, 2 November 2020/Net

Dunia

Para Pemimpin Dunia Sampaikan Duka Atas Serangan Teror Wina

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 14:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan teror di Wina, Austria kembali menjadi awan mendung di dunia yang tengah dilanda berbagai masalah, termasuk pandemi Covid-19.

Insiden yang terjadi pada Senin malam (2/11) tersebut membuat sedikitnya tiga orang meninggal, salah satu penyerang, dan sekitar 15 lainnya terluka.

Menanggapi aksi teror, Kanselir Austria Sebastian Kurz langsung mengaktifkan penyelidikan besar-besaran.


Di sisi lain, seperti dimuat Al Jazeera, sejumlah pemimpin dunia, khususnya Eropa menyatakan duka dan kecamannya atas serangan tersebut. Mereka juga memberikan dukungan solidaritas untuk Austria dan para korban.

Salah satu tokoh yang pertama menyatakan kecamannya adalah Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Di mana beberapa waktu terakhir Prancis juga mengalami dua serangan teror yang kurang lebih serupa.

"Setelah Prancis, negara sahabat telah diserang. Ini Eropa kita. Musuh harus tahu dengan siapa mereka berurusan. Kita tidak akan mundur,"kata Macron.

Setelah itu, Kanselir Jerman Angela Merkel juga menyampaikan kecamannya sembari memberikan dukungan solidaritas pada Australia.

"Dalam waktu-waktu mengerikan ini, Wina menjadi sasaran kekerasan teroris. Pikiran saya tertuju pada orang-orang di sana dan pasukan keamanan yang menghadapi bahaya," kata Merkel pada Selasa (3/11).

“Kami orang Jerman berdiri dalam simpati dan solidaritas dengan teman-teman Austria kami. Perang melawan terorisme Islam adalah perjuangan kita bersama," lanjutnya.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson pun mengaku terkejut dengan insiden yang ia gambarkan sebagai "serangan mengerikan" di Wina. Hal yang kurang lebih sama juga disampaikan oleh Presiden Dewan Eropa, Charles Michel.

Baik Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte juga mengutuk keras penembakkan yang terjadi di Austria sembari meyatakan solidaritasnya.

"Kami sedih menerima kabar bahwa ada korban tewas dan luka-luka akibat serangan teroris yang terjadi di Wina. Kami mengutuk keras serangan ini, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka yang kehilangan nyawa dan berharap pemulihan cepat bagi yang terluka," ujar Kementerian Luar Negeri Turki.

"Sebagai negara yang telah berperang melawan segala macam terorisme selama beberapa dekade, Turki berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Austria," sambung pernyataan tersebut.

Di Amerika Serikat (AS), baik Presiden Donald Trump maupun lawannya dari Partai Demokrat Joe Biden, juga telah menyampaikan kecaman terhadap serangan tersebut.

Sejumlah pemimpin negara lain yang menyampaikan belasungkawanya adalah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya