Berita

Ilustrasi panen/Net

Nusantara

20 Hektare Padi Siap Panen Di Ngawi Terancam Membusuk

SELASA, 03 NOVEMBER 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Luapan Kali Madiun telah mengakibatkan sejumlah lahan pertanian di Kabupaten NgawI, Jawa Timur terendam banjir.

Tercatat sebanyak 20 hektare lahan sawah berisi padi siap panen terendam banjir. Lahan yang kebanjiran itu tersebar di sejumlah desa. Seperti di Simo 5 hektare, Tirak 2 hektare, Purwosari 6 hektare, Dinden 3 hektare, dan Kendung 4 hektare.

Petani terancam mengalami kerugian jika dalam waktu dua hari ke depan banjir tidak lekas surut. Sebab kondisi padi akan mengalami pembusukan.


Berdasarkan informasi dari Kantor Berita RMOL Jatim, air bah luapan Kali Madiun  terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Minggu, (02/11). Genangan banjir langsung merendam dengan ketinggian rata-rata 40 centimeter di lokasi lahan padi.

"Sebisa mungkin kita panen dengan alat seadanya daripada rugi total. Ini saja sudah merugi apalagi satu atau dua hari kedepan," kata Pratiknyo salah satu petani di Desa Simo.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi, Teguh Puryadi mengatakan bahwa di daerahnya ada 30 desa dari 10 kecamatan berstatus waspada akan terjadinya banjir. Sebanyak 26 desa dari 6 kecamatan waspada banjir luapan Kali Madiun dan 4 desa dari 4 kecamatan.

Untuk mengantisipasi bencana banjir saat ini disiagakan sekitar 300 personel baik dari internal BPBD ditambah TNI dan Polri.

"Ratusan personel siaga penuh untuk mengantisipasi banjir mengingat kondisi curah hujan masih tinggi. Termasuk menyediakan 40 perahu karet dan dapur umum bila sewaktu-waktu dibutuhkan," ungkap Teguh Puryadi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya