Berita

Pudji Hartanto (tengah)/Net

Hukum

Anggota Kompolnas Minta Club Moge Tidak Merasa Eksklusif Di Jalan

SENIN, 02 NOVEMBER 2020 | 08:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Anggota Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas) Pudji Hartanto meminta agar klub motor gede tidak merasa sebagai kelompok yang eksklusif ketika di jalan raya dan mengabaikan hak pengguna jalan yang lain.

"Patuhi batas kecepatan dan etika kecepatan sesuai sikon (situasi dan kondisi). Hargai pemakai jalan lain jangan merasa sebagai kelompok yang eksklusif," kata Pudji kepada wartawan di Jakarta, Senin (2/11).

Mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri ini berharap peristiwa pengeroyokan terhadap dua anggota TNI oleh rombongan touring klub motor Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter di Bukittingi, Sumbar, beberapa waktu lalu tidak terjadi lagi.


Pudji mengingatkan bagi klub motor gede (moge) ataupun sejenis saat melakukan touring harus tetap berdispilin berlalu lintas dengan sebagaimana telah diatur dalam pasal 134 UU 22/2009 tentang LLAJ.

"Di Pasal 135 disebutkan bahwa untuk kepentingan Pasal 134 konvoi harus dikawal anggota Polri, gunakan lampu isyarat, rambu-rambu tidak berlaku untuk kendaraan bermotor yang dapat hak utama, dan kepolisian wajib mengamankan,” ujar purnawirawan jenderal bintang dua itu.

Pudji pun mengimbau kepada para pemilik moge yang melakukan konvoi agar bisa mematuhi batas kecepatan. Pasalnya, diduga rombongan moge di Bukittinggi memacu kecepatan di atas batas wajar dan pengendara lain terganggu.

Dan terhadap Polantas yang bertugas memberikan pengawalan untuk bisa profesional serta sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

“Apabila mengawal harus dikoordinasikan sejak titik keberangkatan. Harus ada informasi jelas berapa jumlah rombongan, rute, titik persinggahan, kalau terlalu panjang rombongan dibagi dua atau tiga,” beber dia


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya