Berita

Polisi menembak mati seorang remaja yang menyerang kantor polisi dan menikam anggotanya di Tatarstan, Rusia/Net

Dunia

Serang Kantor Polisi, Remaja 16 Tahun Langsung Ditembak Mati

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 16:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seorang semaja laki-laki 16 tahun ditembak mati oleh polisi di Tatarstan Rusia setelah ia berupaya membakar kantor polisi setempat dan menikam seorang anggota polisi.

Komite Investigasi Rusia yang menangani kejahatan besar mengatakan insiden yang terjadi pada Jumat (30/10) itu merupakan upaya tindakan terorisme.

"Proses pidana telah dimulai berdasarkan artikel KUHP Rusia, upaya untuk melakukan tindakan teroris dan upaya untuk melukai pejabat badan penegak hukum," kata polisi, seperti dikutip Sputnik.


Pada awalnya, Kementerian Dalam Negeri dalam pernyataannya menuturkan, remaja tersebut dilaporkan membakar kantor polisi di Kota Kukmor menggunakan bom molotov pada Jumat pagi.

Setelah itu, ia juga menikam seorang petugas polisi sebanyak tiga kali ketika hendak ditangkap.

Selama penangkapan, petugas polisi lain telah melepaskan tembakan peringatan ke udara sebelum akhirnya terpaksa melepaskan tembakan yang mengarah pada remaja tersebut.

Akhirnya, remaja yang tidak disebutkan namanya itu telah meninggal karena luka-lukanya sebelum petugas medis tiba di tempat kejadian.

Tidak segera jelas apa motif remaja itu melakukan serangan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya