Berita

ketum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Silahkan Megawati Salahkan Demo Anarkis, Tapi Tidak Boleh Asal Tuduh Pada Milenial

JUMAT, 30 OKTOBER 2020 | 06:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Politisi Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyesalkan pernyataan Ketua Umum PDIP, MEgawati Soekarnoputri yang mempertanyakan sumbangsih kaum milenial dalam pembangunan negara.

Menurut Didi tidak seharusnya Megawati menggeneralisir kaum milenial hanya karena aksi anarkis oleh sekelompok pemuda pada demonstrasi penolakan Undang Undang Cipta Kerja beberapa hari lalu.

"Megawati tidak boleh asal tuduh kepada kaum milenial terkait demo anarkis lalu. Penyebab kerusuhan diduga kuat karena ada penyusup yang ingin bermain di air keruh di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa. Silahkan ibu Megawati salahkan demo yang anarkis,  tetapi jangan tuduh kaum milenial penyebab demo anarkis," demikian kata Didi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/10).


Didi menilai, konteks pernyataan Megawati keliu jika tindakan demo anarkis diasosiasikan dengan kelompok milenial.

Apalagi, kata Didi insiden tindakan anarkis yang berujung pembakaran fasilitas umum ditengarai merupakan rekayasa oleh penyusup. 

"Demo anarkis sudah pasti rekayasa kaum penyusup yang hendak bermain di air keruh. Tidak ada kaitan sama sekali dgn konteks kaum milenial. Tidakkah Ibu Megawati pernah mendengar segudang prestasi yang telah ditorehkan oleh para kaum milenial negeri ini?" demikian kritikan Didi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya