Berita

Burung Nasar/Net

Dunia

Otoritas Botswana Selidiki Kematian Misterius Puluhan Burung Bangkai

KAMIS, 29 OKTOBER 2020 | 10:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Botswana digegerkan dengan kematian puluhan burung bangkai yang terancam punah. Pihak berwenang dan konservasionis telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut, sementara para peneliti mengatakan kematian puluhan hewan langka itu diduga akibat keracunan di lahan basah Makgadikgadi timur laut Botswana.

Direktur BirdLife Botswana Motshereganyi Kootsositse mengatakan penemuan mengerikan itu terjadi pada 22 Oktober.

“Sedikitnya 55 burung nasar punggung putih ditemukan tewas akibat keracunan,” kata Kootsositse, seperti dikutip dari AFP, Rabu (28/10).


Kootsositse mengatakan bahwa keracunan burung nasar bukan hal baru di negara yang kaya akan satwa liar.

“Kami sering menerima sejumlah kematian burung nasar di seluruh negeri. Situasi ini semakin buruk dari hari ke hari mengingat burung nasar tercatat mengalami penurunan sebagian besar karena keracunan dari penyalahgunaan bahan kimia pertanian,” katanya.

Salah satu kematian burung bangkai terbesar yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir di Botswana terjadi pada Juni tahun lalu, ketika 537 bangkai ditemukan di cagar alam Chobe utara setelah mereka memakan bangkai tiga gajah yang dibunuh oleh pemburu.

Kootsositse mengatakan penelitian telah menunjukkan bahwa ancaman dari keracunan dan perdagangan obat-obatan tradisional menyebabkan 90 persen pembunuhan burung bangkai yang dilaporkan di Afrika.

Burung hering punggung putih terdaftar dalam ‘daftar merah’ spesies burung yang terancam punah oleh Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya